Rabu, 20 April 2011

hasil imbang untuk derby london utara

laymaker Tottenham Hotspur Rafael van der Vaart mengatakan timnya pantas menang meski akhirnya harus puas dengan hasil imbang 3-3 saat menghadapi Arsenal.
Van der Vaart mencetak dua gol ke gawang Arsenal, gol pertama menyamakan kedudukan menjadi 1-1, sedangkan gol kedua membuat skor akhir menjadi imbang 3-3.
"Menurut saya ini adalah pertandingan yang hebat. Suporter sangat fantastis. Kami bermain luar biasa menghadapi salah satu tim terbaik di liga, sehingga kami puas dengan hasil 3-3," kata Van der Vaart usai pertandingan seperti dilansir Sky Sports.
"Tapi kami harusnya bisa menang. Pertandingan ini sangat terbuka dan kedua tim sama-sama ingin menang, karena itu banyak ruang kosong tercipta,"
"Kami punya banyak peluang di babak kedua, (Luka) Modric tampil luar biasa, kami harusnya bisa menang." pungkas Van der Vaart

mou : kami lebih pantas mendapatkannya

 Jose Mourinho kembali mentahbiskan dirinya sebagai tukang taktik jitu dan pantas menyandang gelar The Special One. Kamis (21/4) dini hari tadi ia kembali meneruskan rekornya yang selalu memberi gelar di tahun pertama kepelatihannya pada sebuah klub. Kali ini Real Madrid ia antarkan untuk mengangkat trofi Copa Del Rey setelah menumbangkan Barcelona 1-0.
Mou menuturkan usai laga bahwa Real Madrid memang pantas menang dan layak mendapatkan trofi yang terakhir mereka raih di tahun 1993 lalu itu. Terlihat Barca memang lebih mendominasi jalannya laga, namun peluang masih banyak dimiliki Los Galacticos. "Kami lah yang pantas meraih trofi ini. Para pemain telah berjuang keras dan melakukan hal yang hebat," katanya usai laga.
"Pada babak pertama kami memiliki kesempatan lebih banyak. Namun, mereka juga mendapatkan hal yang sama di babak kedua. Tetapi, saya selalu yakin kami mampu menang," lanjutnya.

Mou menambahkan bahwa gelar tersebut ia persembahkan untuk fans Real Madrid yang sudah menyambut pesta perayaan trofi Copa Del Rey ke-18 mereka di Cibelas. "Kami akan pergi ke Cibeles untuk merayakan dengan fans. Mereka pantas mendapatkannya. Gelar ini saya persembahkan untuk para fans Madrid," tambah Mou

xavi : copa del rey tidak penting

Barcelona kandas dan satu trofi pun akhirnya melayang. Real Madrid menjadi pemilik gelar perdana musim ini di ranah Spanyol setelah Copa del Rey mereka sabet dari sang rival abadi.
Skor tipis 1-0 menjadi skor akhir laga, gol penentu yang dicetak Cristiano Ronaldo di masa tambahan waktu memastikan Barcelona kehilangan satu gelar musim ini, namun hal itu tak terlalu disesali oleh sejumlah penggawa anak-anak Catalunya.
Salah satunya Xavi Hernandez yang memilih menyebut gelar Piala Raja Spanyol tersebut tidak terlalu penting jadi tak jadi soal jika kali ini tak mereka dapatkan, kepada harian Spanyol AS sang maestro bertutur.
"Inilah olah raga, kami sebenarnya sudah menjalankan segalanya dengan benar, namun kami termakan oleh skema serangan balik dan akhirnya gelar Copa ini terlepas," tutur Xavi.
"Babak pertama maupun kedua kami lebih baik dari mereka. Yang kurang hanya satu, kami tak mencetak gol. Taktik Madrid masih tetap sama, menekan kami, membuat kami bermain lambat, lalu me-marking kami secara individual,"
"Kami ucapkan selamat kepada mereka, kini kami akan coba memenangi gelar yang masih tersisa bagi kami.,"
Mr. Barcelona tersebut juga sedikit berpesan kepada Madrid agar tidak berpesta terlalu meriah dulu, karena masih ada dua gelar yang tersisa untuk mereka perebutkan tentu saja La Liga dan Liga Champions.
"Dua turnamen yang tersisa masih lebih penting dan memang paling penting. Dalam ruang ganti kami semua sudah sepakat untuk terus menatap ke depan dan menyudahi ini semua dengan baik nantinya."

Selasa, 19 April 2011

ancelloti : torres segera cetak gol

Pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti, tak pernah surut dukungannya kepada striker termahal yang dibeli Chelsea, Fernando Torres, pelatih asal Italia tersebut yakin Torres akan segera mencetak gol sebelum musim ini berakhir.


Torres benar-benar menjalani musim yang buruk, dimana dirinya tak mampu mencetak gol baik untuk klubnya Chelsea maupun bagi timnas Spanyol.


Meski demikian, Ancelotti tetap memberi kepercayaan kepada pemain yang didatangkan dari Liverpool dengan dana sebesar 50 juta Euro tersebut.


"Dia akan mencetak gol," yakin Ancelotti.


"Dia bisa mencetak gol jika dia bermain. Saya pikir dia ingin mencetak gol," tambahnya.


Ancelotti pun menyadari bahwa Torres juga masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi, Ancelotti pun yakin Torres juga tidak senang dengan keadaan seperti ini.


"Saya ingin melihat pemain saya bahagia dan selalu diselimuti kepercayaan diri. Ini bukan saat yang baik untuk Torres, tapi saya ingin melakukan yang terbaik untuk menolongnya," kata Ancelotti.


Pelatih asal Italia tersebut juga berusaha untuk membantu Torres agar kembali menemukan ketajamannya kembali, namun Ancelotti pun membantah jika dia menganakemaskan Torres.


"Kami bekerja dengan dia sama seperti kami bekerja dengan striker lain. Dia telah bekerja keras dalam latihan untuk mencetak gol, melakukan tendangan dan juga umpan-umpan, sama seperti pemain lain."

kapten inter : inter membalas kritik

Kapten Internazionale, Javier Zanetti mengatakan kemenangan AS Roma di leg pertama semifinal Coppa Italia adalah respon Inter atas segala kritik yang menghampiri Inter.


Peluang Inter untuk menembus Final Coppa Italia semakin terbuka setelah menang 1-0 di Olimpico, Roma. Meski masih ada leg kedua, namun Inter akan lebih diunggulkan karena bermain di kandang sendiri Giuseppe Meazza.


"Ini adalah kemenangan penting dalam sebuah arena yang sulit. Kami datang dari periode yang sulit dan harus memberikan respons, " kata Zanetti.


"Saya pikir malam ini kami memainkan permainan besar terhadap lawan yang sangat berbakat. Tidak pernah mudah untuk menang di Roma," tambahnya.


Minggu ini Zanetti mengisyaratkan dirinya sangat menyambut Jose Mourinho untuk kembali menukangi Inter, meski begitu Zanetti tetap memberi dukungan kepada Leonardo untuk terus membesut Inter.


"Saya selalu mengatakan Leonardo telah melakukan pekerjaan yang besar. Kami harus mengabaikan semua pembicaraan yang lain dan mempersiapkan diri untuk menampilkan yang terbaik pada pekan ini."


Nerazzurri akan bermain menghadapi Lazio akhir pekan ini untuk mempertahankan tempat ketiga dan terus mengamankan posisi di zona Liga Champions, karena untuk meraih scudetto tampaknya Inter akan kesulitan.


cerita dua pinalty alan pardew

Pelatih Newcastle United Alan Pardew menyangkal komentar Sir Alex Ferguson yang mengklaim penalti atas pelanggaran Javier Hernandez.


Menurut Pardew, timnya lebih pantas dapat penalti saat Peter Lovenkrands terjatuh di kotak penalti United pada pertengahan babak kedua.


Newcastle menahan imbang pimpinan klasemen Manchester United pada pertandingan lanjutan Premier League, Rabu (20/4) dini hari WIB.


"Danny (Simpson) tak menyentuh kaki lawan, dia (Javier Hernandez) jelas-jelas melakukan diving dan memang terlihat seperti itu," kata Pardew seperti dilansir ESPN usai pertandingan.


"Saya harus memuji wasit, dia membuat keputusan yang tepat. United terus menekan kami di akhir pertandingan, mencari gol dan sejarah, jadi tekanan ada pada mereka," lanjutnya.


Tentang insiden jatuhnya Lovenkrands di kotak penalti United namun wasit tak memberi penalti pada Newcastle, Pardew mengaku kecewa karena harusnya itu penalti.


"Insiden Lovenkrands jelas terlihat. Ini adalah dua cerita penalti. Satu harusnya untuk kami, dan satu lagi harusnya memang bukan untuk mereka (Manchester United)," pungkas Pardew.

FERGIE minta pinalty

Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson mengaku kurang puas dengan hasil imbang tanpa gol yang diraih timnya di kandang Newcastle United, Rabu (20/4) dini hari WIB.


Meski menguasai jalannya pertandingan dan membuat beberapa peluang, Wayne Rooney dkk harus puas dengan satu poin dari hasil imbang tanpa gol di St James Park.


United sempat mengklaim penalti ketika Javier Hernandez terjatuh setelah terlibat kontak dengan Danny Simpson di kotak penalti, namun wasit Lee Probert justru memberi kartu kuning pada pemain asal Meksiko yang akrab disapa Chicharito itu karena dianggap melakukan diving.


"Itu jelas-jelas penalti," kata Ferguson seperti dilansir ESPN. "Wasit memimpin dengan bagus malam ini, tapi dia melakukan kesalahan dengan memberi kartu kuning pada pemain (Chicharito),"


Sementara itu terkait insiden striker Newcastle Peter Lovenkrands yang juga jatuh di kotak penalti United, Ferguson mengatakan, "Saya akan melihat kejadiannya lagi,"


Hasil imbang membuat persaingan menuju jalur juara makin memanas. United kini berjarak tujuh angka dengan Arsenal yang akan bertanding lawan Tottenham di White Hart Lane, Kamis (21/4) dini hari WIB.


"Pada situasi seperti ini, anda harus melihatnya dan kami berada di posisi yang lebih bagus daripada akhir pekan kemarin," tegas Ferguson.